Balada Rokok

Saya tidak terlalu kenal dengan rokok, saya hanya menghirupnya beberapa batang sehari itupun hanya sekedar iseng, teman- teman saya cenderung merokok semua, adalah suatu mukjizat (mungkin) bila saya tidak ikutan menghisap sesuatu yang terbuat dari daun yang di poles dengan kemasan kaku tanpa ada suatu nilai keindahan, banyak ajakan, rayuan, nasihat yang sudah kudengar dari orang lain, teman untuk menghentikan ke-isenganku menghirup "Rokok" bukanya saya tidak tahu tentang bahaya rokok bagi kesehatan, bukan pula saya tidak mendengarkan nasehat mereka.
Saya tidak membenci pada orang-orang yang secara perlahan menjauhkanku dari rokok, tidak pula membenci perokok yang selalu menawariku racun itu bila sedang bercengkrama. Bagiku merokok adalah pilihan yang dibuat oleh tiap - tiap orang dengan kedewasaan berpikir, kebijaksanaan serta menentukan baik buruknya, ya !! perlu saya tekankan lagi bahwa ini adalah "Pilihan" kita semua, memilih apa yang akan dilakukan dalam kehidupan ini dengan cara yang menurut kita baik dan benar tak usah memperdebatkan prinsip serta mempermasalahkanya, akan tetapi orang hidup saat ini terlalu takut untuk "Memilih" (dalam hal apapun), kebanyakan hidup dalam bayang - bayang kehidupan orang lain, hidup dalam persepsi orang lain. Adalah salah jika seseorang memaksakan kehendaknya untuk meng-intervensi orang lain untuk tidak merokok dengan segudang "ceramah" tentang bahaya merokok.
Sekali lagi saya katakan ini adalah "PILIHAN", bukan karena ajakan teman, takut dengan seseorang, jadi putuskanlah sekarang. 

Komentar

Posting Komentar